JAMBIIN.COM
Sabtu, 04 April 2026

Cek Harga, Waka I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata Turun ke Pasar Sengeti

Khotib Syarbini | 16 Maret 2026 - 11:26 WIB
Cek Harga, Waka I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata Turun ke Pasar Sengeti
Ivan Wirata cek harga bahan pokok.

Jambiin.com-Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata didampingi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) serta Dinas Koperasi dan UMKM Muaro Jambi inspeksi harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Senin (16/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok di pasaran menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam peninjauan itu, Ivan Wirata terlihat berdialog langsung dengan para pedagang maupun pembeli guna mengetahui kondisi harga serta pasokan bahan pokok secara riil di lapangan.

Dari hasil pemantauan tersebut, sejumlah komoditas utama masih berada pada harga yang relatif stabil. Harga telur ayam berada di kisaran Rp1.700 hingga Rp2.000 per butir. 

Sementara, harga ayam potong berkisar antara Rp36 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram. Untuk daging sapi, para pedagang menjual dengan harga sekitar Rp150 ribu per kilogram.

Selain itu, harga minyak goreng juga terpantau masih terkendali, yakni sekitar Rp38 ribu untuk kemasan dua liter. Sedangkan untuk beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Ivan Wirata memastikan stoknya masih aman dan harga di pasaran juga tidak mengalami lonjakan signifikan.

"Kita turun langsung ke pasar untuk melihat kondisi sebenarnya. Dari dialog dengan pedagang dan pembeli, harga masih relatif stabil dan stok juga tersedia, termasuk beras SPHP yang masih aman," ujarnya.

Namun, Ivan Wirata mengingatkan bahwa potensi kenaikan harga bahan pokok biasanya terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri, khususnya pada H-1 Lebaran, seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Untuk itu, Ivan Wirata meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kabupaten Muaro Jambi dapat terus melakukan pemantauan harga secara rutin di pasar tradisional serta melakukan intervensi apabila terjadi lonjakan harga.

Menurutnya, bentuk intervensi yang dilakukan tidak harus besar, namun bisa berupa langkah-langkah ringan yang mampu membantu menjaga stabilitas harga di tingkat pedagang dan masyarakat.

"OPD terkait harus terus melakukan peninjauan dan penilaian terhadap harga di pasar. Jika ada kenaikan yang cukup signifikan, intervensi bisa dilakukan meskipun sifatnya ringan, sehingga harga tetap terkendali dan masyarakat tidak terlalu terbebani," ujarnya.

Ivan juga menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.

Ivan Wirata meminta agar jika terdapat keluhan dari pedagang maupun masyarakat yang membutuhkan dukungan di tingkat provinsi, segera disampaikan kepada dirinya agar dapat dikoordinasikan dengan OPD terkait di Pemerintah Provinsi Jambi.

"Jika ada hal-hal yang membutuhkan koordinasi di level provinsi, silakan disampaikan. Kita siap membantu menjembatani komunikasi dengan OPD provinsi agar persoalan di lapangan bisa segera ditangani," pesannya.

Dengan adanya pemantauan langsung tersebut, diharapkan stabilitas harga bahan pokok di pasar tradisional tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri dengan harga yang wajar. (*)


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.